Di artikel sebelumnya, saya telah membuat artikel dengan judul “Secure Webserver dengan OpenBSD“. Nah kali ini saya akan melanjutkan bahasan topik ini, yaitu bagaimana membuat “Virtualhost di OpenBSD HTTPD“. Sama seperti sebelumnya, nyetting Virtualhost di OpenBSD HTTPD bukanlah sesuatu yang sulit, bisa dikatakan sangat mudah, semudah ngetik teks di Vi Editor hehehe.

Perlu diketahui, bahwa semua file webserver anda secara default diletakkan di bawah folder /var/www. Dan mudahnya, hanya 1 file konfigurasi yang perlu anda modifikasi agar Virtualhost bisa berjalan dengan sempurna. Pada contoh kali ini, saya akan membuat folder baru di bawah /var/www, yaitu folder sites, yang nantinya akan diisi dengan folder-folder dari website yang saya miliki.

Continue reading

bsd-logoLama sudah gak nulis tutorial sekedar buat catatan pribadi dengan harapan juga bermanfaat buat orang banyak. Nah kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya dalam sebuah proses instalasi “Secure Webserver dengan OpenBSD“.

Kesannya angker banget ya hehehe, OpenBSD gitu loh, sebuah OS dengan julukan “Secure by Default“. Dan entah kenapa kok saya merasa lebih nyaman dengan OS bergenre BSD, seperti FreeBSD dan kali ini OpenBSD. Tampaknya ada sesuatu yang menyentuh di hati sehingga jadi cinta dan mencoba familiar dengan OS yang satu ini.

Jangan dianggap susah ya, semuanya mudah, dan gak pake bingung, asal sudah terbiasa dengan segala sesuatu bertema *NIX, maka teman-teman akan dengan mudah memahaminya.

Continue reading

drwxorxLama sudah gak membuat sesuatu yang menarik dan bermanfaat, dan entah kenapa semenjak siang tadi hingga saat ini, kok asyik banget oprek-oprek OpenBSD 5.9. Dulu sempet males pake OpenBSD, walaupun diakui bahwa OpenBSD memiliki tingkat keamanan yang tinggi, tapi kok agak susah aja di opreknya.

But, itu dulu, entah kenapa seharian ini kok bisa-bisanya dan gak bosen-bosen saya bercengkrama dengan si Buntal Berduri ini. Sampai-sampai Webserver yang sebelumnya menggunakan FreeBSD, saat ini udah 100% menggunakan OpenBSD. Kalo ada waktu, dihari libur panjang ini, pengen nulis lagi artikel-artikel menarik tentang OpenBSD ah šŸ™‚

Sudah lama saya tidak membuat tutorial di blog ini. Sebenernya banyak yang ingin saya tulis, namun ada saja kendala yang membuat saya sedikit malas untuk menuliskannya. Nah kali ini, saya coba paksakan untuk menulis kembali, saya tulis yang ringan-ringan aja dulu yah, topiknya masih seputarĀ FreeBSD.

Kali ini, kita akan belajar instalasi dan konfigurasi VNSTAT di FreeBSD. Teman-teman pasti sudah tahu apa itu VNSTAT, VNSTAT adalah aplikasi yang mencatat penggunaan bandwidth di server kita, dengan VNSTAT kita akan dengan mudah mengetahui trafik masuk maupun trafik keluar dari server kita.

Continue reading

Di salah satu VPS,Ā shellĀ defaultnya adalahĀ bash.Ā Saya sendiri kurang terbiasa dengan lingkungan kerja dariĀ shell ini. Seperti tersesat di dalam rindangnya struktur di lingkungan FreeBSD.

Nah untuk itulah saya ingin gantiĀ shell defaultnya menjadiĀ csh, salah satu modelĀ shell yang menurut saya paling ok karena membantu kita untuk tahu berada dimana kita saat ini.

Cara gantinya pun mudah, nah berikut adalah langkah yang saya lakukan untuk menggantiĀ shell default dari VPS saya.

# chsh -s /bin/csh

Done …

Dan sekarang saya tidak tersesat lagi hehehe